Monday, 4 April 2016

Elemen-elemen Dalam Karya Desain Grafis

Sudah agak lama gak posting ya. Lanjut posting lagi aah. Sekarang saya akan membahas tentang Elemen-elemen Dalam Karya Desain Grafis.

Berdasarkan bentuk elemen-elemen dalam desain grafis dibedakan menjadi beberapa macam,yaitu :

1.  Titik




Elemen-elemen Dalam Karya Desain Grafis
Titik merupakan unsur visuall  yg secara konsep tidak tampak, misalnya terdapat pada pertemuan 2 garis. Ciri umum titik adalah tidak memiliki panjang dan lebar, tidak membutuhkan ruang atau daerah, berukuran kecil dan memiliki bentuk sederhana.



Bentuk umum titik adalah lingkaran sederhana yg tidak bersudut dan tanpa arah. Fungsi titik yaitu menjadi fokus dari suatu tampilan visual dan mendapat perhatian dari pengamat terkait informasi yg akan disampaikan.

2.  Garis

Elemen-elemen Dalam Karya Desain Grafis
Garis merupakan perluasan dari titik. Sehingga, garis adalah bagian jalur yg dibuat oleh gerakan titik. Secara teori garis mampu membimbing mata untuk bergerak dari satu bagia ke bagian lain.

Sebuah garis mampu menggambarkan suatu arah dan membagi ruang (khususnya pada sequence art). Serta mendeskripsikan sebuah kerangka yg terbbentuk dari garis. Ciri dari garis adalah memiliki panjang tetapi tidak memiliki lebar ( lebar tidak menonjol ). Mempunyai kedudukan dan arah, kedua ujung merupakan titik dan merupakan batasa sebuah bidang.

Jenis Garis dapat dibedakan menjadi :

-    - Garis Kontur, garis yg melukiskan bagian tepi suatu bentuk yg memidahkan setiap volume / area. Umumnya tidak bervariasi untuk ketenbalannya. Tidak memiliki gradasi gelap-terang ataupun bayangan. Sedang untuk garis kontur yg ekspresif akan mengajak mata melihat garis tersebut sebagai bentuk, karena dibuat dengan variasi tebal tipis dan memiliki detail.

-   - Garis Kaligrafi, dibuat karena keindahan garis menjadi aspek utama bagi keindahan gambar. Garis ini menunjukkan karakter dari sang penggambar. Garis Kaligrafi lebis bersifat ekspresif. Dan mempunyai gradasi ketebalan dan gelap-terang.

Garis jika dilihat dari bentuk mempunyai beberapa macam :

·        - Garis Lurus, berupa garis vertikal, horisontal, diagonal, patah-patah atau tak beraturan
·         - Garis Lengkung, berupa garis lengkung teratur dan tidak teratur.
·         - Garis Kombinasi, bentuk lurus dan lengkung.

Sebuah garis mampu menunjukkan karakter yg ditentulkan oleh persepsi dari pengamat desain. Persepsi terhadap garis ditentukan oleh faktor perbandingan panjang dan ketebalan garis, kelengkungan garis, patahan garis dan arah dari sebuah garis tersebut.

Berikut beberapa contoh karakter dari sebuah garis :



Dan juga beberapa contoh karakter  garis berdasarkan arahnya :

·    - Garis Horisontal, mempunyai kesan tenang, relaksasi, diam dan melebar.
·    - Garis Vertikal, mempunyai kesan stabil, berwibawa, kekuatan dan meninggi.
 - Garis Diagonal, mempunyai kesan dinamis karena menunjukan gerakan dan berkesan gembira.


3.  Bidang




Elemen-elemen Dalam Karya Desain Grafis


Mempunyai bentuk pipih tanpa ketebalan. Mempunyai dimensi panjang, lebar dan luas yg juga mempunyai kedudukan, arah dan dibatasi garis. Bidang lebih umum bersifat dua dimensi.

        4.  Bentuk dan Ruang 3 Dimensi




Elemen-elemen Dalam Karya Desain Grafis
Sebuah bentuk dihasilkan dari beberapa garisyg tersusun. Bentuk dibagi menjadi 2 jenis, yaitu 2 dimensi (dwimatra) dan 3 dimensi (trimatra). Masing-masing bentuk mempunyai arti tersendiri tergantung dari budaya yg membentuknya. Contohnya segitiga bagi masyarakat Mesir dapat diartikan feminimitas namun mempunyai arti lain bagi suatu agama tertentu. Di dalam dunia desain, bentuk tidak hanya mendefinisikan suatu obyek namun juga digunakan untuk mengkomunikasikan suatu ide atau gagasan.

Secara umum bentuk 2 dimensi dibagi menjadi 3 kategori, yaitu :

·         - Bentuk Geometris, suatu bentuk yg sangat umum dan terstruktur.Misal, Kotak, segitiga. Lingkaran dll.
·        -  Bentuk Natural, seperti contoh bentuk hewan, tumbuhan atau manusia. Bentuk ini tidak beraturan dan mudah berubah.
·         - Bentuk Abstrak, Bentuk natural yg disederhanakan. Contoh simbol orang tua.

Sedangkan bentuk 3 dimensi terdiri dari bidang-bidang yg membentuk ruang-ruang 3 dimensi.  Diantaranya :

·      -  Kepadatan (solid), bentuk ini terlihat sebagai bentuk yg tertutup (closed form).
·        -  Bentuk Terbuka (open form).
·        -  Persepsi bentuk melalui garis.
·        - Persepsi bentuk melalui susunan bidang.
·        - Persepsi bentuk dari prinsip Gestalt.

Sedangkan persepsi dari sebuah karya desain grafis dapat dilihat dari :

·        - Pemakaian ruang positif dan negatif (white space).
·        - Ruang semu akibat persepsi perpektifis.
·        - Persepsi volume (solid) dan melalui closure/pelingkup garis.
·        - Tone (nada).

Walaupun prinsip-prinsip penyusunan tidak bersifat mutlak. Namun sebuah karya seni layak disebut karya yg baik. Yg perlu diketahui bahwa prinsip penyusunan bersifat subyektif terhadap penciptanya.


Jadi begitulah uraian singkat (tapi panjang banget ya, pegel ketiknya) mengenai elemen-elemen dalam desain grafis. Semoga mudah untuk dipahami. Dan semoga sedikit ilmu ini dapat berguna bagi kita semua, terutama yg baru ingin belajar tentang desain grafis tanpa guru. Amin




No comments:

Post a Comment