Sunday, 7 August 2016

Semua Tentang Adobe Photoshop Lengkap | Belajar Desain Grafis Tanpa Guru



Tentang Adobe Photoshop


Tentang Adobe Photoshop - Mayoritas orang pasti tahu tentang photoshop. Aplikasi simulasi foto/image yg paling terkenal. Namun tahukah anda segala sesuatu tentang aplikasi ini. Kali ini saya berbagi artikel yg membahas tentang Adobe Photshop,mulai dari Perkembangan, Fitur-fitur, Format file dalam photoshop hingga tool yg ada dalam aplikasi.

Menurut id.wikipedia.orgAdobe Photoshop, atau yg banyak orang tahu yaitu Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Photoshop banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. 

Nama Photoshop pun silih berganti dari masa ke masa, berikut perubahan nama dan logonya: 



Tentang Adobe Photoshop


1. Adobe Photoshop CS (Creative Suite)

Yaitu ersi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite),
Tentang Adobe Photoshop

2. Adobe Photoshop CS2

 Yaitu versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2


Tentang Adobe Photoshop

3. Adobe Photoshop CS3

Yaitu versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3,


Tentang Adobe Photoshop

4. Adobe Photoshop CS4

Yaitu versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4,

Tentang Adobe Photoshop

5. Adobe Photoshop CS5

 Yaitu versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5 , 

Tentang Adobe Photoshop

6. Adobe Photoshop CS6

Yaitu versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS6,
Tentang Adobe Photoshop

7. Adobe Photoshop CC (Creative Cloud)

Adalah versi terbaru dari Adobe Photoshop.


Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.


  • Perkembangan Adobe Photoshop


Pada tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis sebuah program pada Macintosh Plus-nya untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya John Knoll, seorang karyawan di Industrial Light & Magic, yang merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting gambar penuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya pada program itu, yang telah diubah namanya menjadi ImagePro. Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; "total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan" dengan cara ini.

Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988.[1] Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.

Versi yang dirilis pada tahun 2005, adalah versi 9. Program ini dipasarkan dengan nama "Photoshop CS2." "CS" merefleksikan integrasi produk Photoshop dengan aplikasi "Creative Suite buatan Adobe dan disebut "2" karena program ini adalah versi rilis ke-2 sejak Adobe mengintegrasikan kedua produknya. Ada beberapa pada tambahan pada Photoshop CS2 seperti multiple layer selecting dan "warp," versi kurva dari transform tool dan color replacement tool, yang sebelumnya hadir sebagai plug-in 8BF.

Untuk para penggemar fotografi, Adobe menyediakan filter "reduce grain" (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya. Untuk "memperjelas" perbedaan produk CS dengan produk-produk Photoshop sebelumnya, Adobe menghilangkan lambang mata Photshop, yang dipresentasikan dalam bentuk yang berbeda-beda sejak versi 3 sampai versi 7. Photshop CS dan CS2 kini menggunakan bulu sebagai ikon dan bentuk identifikasinya.

Versi beta Photoshop CS3 telah dirilis untuk pengguna CS2 pada tanggal 15 Desember 2006. Berbeda dengan Photoshop CS dan CS2 yang menggunakan bulu sebagai logonya, Logo untuk edisi ketiga ini berbentuk tipografi, dengan huruf 'Ps' berwarna putih dan berlatar belakang biru-gradien.

Versi terakhirnya dilengkapi dengan Adobe Camera RAW, sebuah plugin yang dikembangkan oleh Thomas Knoll yang dapat membaca beberapa format file RAW dari kamera digital dan mengimpornya langsung ke Photoshop. Versi awal RAW plugin ini juga tersedia untuk Photoshop 7.0.1 dengan tambahan biaya $99 USD.

Karena Photoshop adalah sebuah program penyunting gambar standar industri yang ditujukan untuk para profsional raster grafik, harga yang ditawarkan pun cukup tinggi; kira-kira US$600. Keadaan ini memancing beberapa programer untuk merancang peralatan grafik (graphics tools) dengan harga yang lebih terjangkau. Untuk menghadapi persaingan ini, dan untuk menghadapi pembajakan produknya, Adobe memperkenalkan Photoshop Elements, sebuah versi lain dari Photoshop yang lebih minimalis, dengan harga terjangkau; di bawah US$100. Produk ini ditujukan untuk pengguna rumahan dan menghilangkan beberapa fitur profesional.

  • Fitur Adobe Photoshop



Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.

Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.

Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:

  1. RGB color model
  2. Lab color model
  3. CMYK color model
  4. Grayscale
  5. Bitmap
  6. Duotone



  • Format file photoshop



Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:

  • .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
  • .PSB' adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
  • .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.



Tool dalam aplikasi Adobe Photoshop


Tool dalam Adobe Photoshop adalah alat yang dapat membantu pengguna dalam mengedit. Adobe Photoshop CS3 memilikit 59 tool yang dapat dipakai oleh pengguna. Tool-tool tersebut terdiri dari berbagai macam tool dengan kegunaan yang spesifik. Beberapa tool - tool yang ada di Photoshop antara lain :

  1. Move Tool
  2. History Brush Tool
  3. Eraser Tool
  4. Path Selection Tool
  5. Direct Selection tool
  6. Pen Tool
  7. Shape Tool
  8. Brush Tool
  9. Audio Annotation Tool
  10. Eyedropper Tool
  11. Measure Tool
  12. Text Tool
  13. Hand Tool
  14. 3D Object Rotate Tool
  15. 3D Rotate Camera Tool

Itulah segala sesuatu tentang Aplikasi Adobe Photoshop.

sumber : wikipedia

3 comments:

  1. Thanks kak ulasan nya, btw ulas juga dong keunggula/kekurangan masing2 corel vs photoshop hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. https://belajardesign86.blogspot.co.id/2016/08/perbedaan-adobe-photoshop-dan-coreldraw.html

      Silahkan cek

      Delete
  2. @wooclip terima kasih komen nya... saya kurang paham tentang corel karena dari awal sudah belajar adobe.. tapi dari pengalaman saya kekurangan corel ada pada warna saat akan kita cetak....

    Nanti saya coba ulas tentang corel....
    Makasih sarannya....

    ReplyDelete